Hipnotis = Tidur

Dalam kondisi  hypnosis orang bisa menjadi sangat rileks: mata tertutup rapat, otot-otot melemas, diam tak bergerak, ….suatu kondisi yang menyerupai orang sedang tertidur pulas.  Tetapi kondisi tersebut tidak sama dengan tidur.

Saat anda sedang tidur, anda tentu tidak mendengar perkataan-perkataan orang lain, tidak bisa diajak berkomunikasi dan tidak menyadari apa yang terjadi di sekitar anda.  Dalam kondisi hipnosis, anda akan menyadari semua yang terjadi di sekitar anda, bisa mendengar dan merespon semua perkataan yang anda dengar.  Perhatikan dalam acara stage hypnotist ketika seorang hipnotis mengatakan  “…jika anda mengerti anggukan kepala anda” kemudian orang yang tengah terhipnotis mengangguk.  Artinya orang yang tengah terhipnotis bisa mendengar dan merespon.  Bisakah itu dilakukan saat ia benar-benar sedang tidur?

Tetapi tahukah anda bahwa seorang hipnotis juga dapat memasukkan sugesti-sugesti atau perintah tanpa harus membuat subjeknya tidur?  Bahkan seorang hipnotis mampu menghipnotis subjek tanpa diketahui atau disadari?  Dan itu dilakuan dalam kondisi membuka mata (terjaga) serta tanpa ada perintah tidur sama sekali.

Saya Tidak Bisa Dihipnotis

Banyak orang yang dengan mantapnya, mungkin karena pemahamannya yang keliru tentang apa itu hipnosis, mengatakan bahwa “saya tidak bisa dihipnotis; anda tidak bisa menghipnotis saya”.  Atau ketika saya menanyakan kepada mereka, banyak yang menjawab, “saya belum pernah terhipnotis”.   Jika anda termasuk salah satu orang yang berpendapat demikian, ada baiknya anda memahami lebih dulu apa itu hipnosis.

Pada dasarnya setiap orang, kecuali orang dengan kondisi mental tertentu, bisa “terhipnotis”.

Pertanyaannya adalah, apa yang anda maksud dengan terhipnotis?  Bila yang anda maksud terhipnotis adalah ada seorang hipnotis yang membuat anda tertidur,  memberikan sugesti-sugesti atau perintah tertentu dan anda melakukan semua yang disugestikan atau diperintahkannya, maka pernyataan “saya belum pernah terhipnotis, saya tidak bisa terhipnotis” , mungkin anda benar.

Anda pernah begitu larut menyaksikan pertunjukkan musik, siaran langsung pertandingan sepakbola, atau serial sinetron di televisi sehingga anda ikut bernyanyi, berteriak, melompat, sedih atau menangis?  Jika ya, maka anda telah terhipnotis oleh pertunjukkan atau tayangan yang tengah anda saksikan.

Semua Rahasia Bisa Dibongkar

Mungkin anda pernah menyaksikan tayangan televisi yang menampilkan adegan seorang hipnotis mengorek rahasia pribadi orang yang tengah dihipnotisnya.  Semua rahasia pribadinya seakan diungkapkan begitu saja sehingga setelah tersadar orang tersebut terlihat malu-malu menyaksikan tayangan ulang saat dia sedang dihipnotis.

Apa benar semua rahasia anda bisa tebongkar saat anda sedang terhipnotis?

Dalam kondisi terhipnotis, anda mungkin saja mengatakan rahasia-rahasia anda dengan lebih enteng karena anda  mengabaikan perasaan-perasaan anda yang lain saat mengatakannya.  Tetapi sesungguhnya anda tidak akan mengatakan sesuatu yang memang tidak ingin anda katakan atau tidak ingin ada seorangpun yang tahu rahasia yang anda simpan.  Anda dapat saja tidak menjawab pertanyaan yang menurut anda tidak perlu  atau tidak ingin anda jawab.  Anda akan tetap diam tanpa jawaban.

Andai seorang hipnotis bisa membongkar semua rahasia orang lain, tentunya tidak sulit bagi penegak hukum kita untuk membongkar berbagai kasus kejahatan korupsi, misalnya.  Kita tinggal hipnotis para koruptor, bongkar rahasia dimana dia menyimpan harta hasil korupsinya, siapa saja yang terlibat, kepada siapa saja itu dibagikan, … enak sekali bukan ?  Lalu mengapa polisi atau KPK sepertinya sulit sekali mengorek rahasia dari mereka?

Anda Bisa Terjebak Dalam Kondisi Hipnosis

Apa jadinya jika anda sedang dihipnotis lalu kemudian sang hipnotis meninggalkan anda dalam kondisi tidur hipnosis?  Anda tidak akan bisa terbangun dan terjebak dalam kondisi hipnosis  sampai orang yang menghipnotis anda membebaskan anda.  Hii….menyeramkan bukan?

Tapi anda tidak perlu khawatir.  Anda bisa bangun kapanpun anda mau, dan belum pernah ada orang yang terjebak dalam kondisi hipnosis selamanya.  Anda mungkin merasakan kenyamanan yang sangat anda nikmati dan enggan untuk terbangun dari tidur hipnosis, tetapi itu kemauan anda sendiri dan tetap saja anda akan terbangun juga.