BISA BAYAR, KENAPA CARI YANG GRATISAN ?

Menarik mencermati banyaknya orang-orang yang mencari “Pelatihan Gratis” atau “Training Gratis” atau “Terapi Gratis” di situs-situs pencari semacam Google, Yahoo, dan yang lainnya.  Demikian juga dengan pencarian “Pelatihan Murah” atau “Terapi Murah“.  

Tetapi itu bukan sesuatu yang baru dan aneh kan?

Memang ini bukan sesuatu yang baru dan aneh.    Tidaklah mengherankan kalau kata “murah” dan “gratis” menjadi salah satu kata yang ampuh untuk menarik minat orang terhadap sesuatu.  Kita mungkin sering mendengar ungkapan “kalau ada yang murah, ngapain bayar lebih mahal?”  atau “kalau ada yang gratis, ngapain bayar?”

Kesenangan orang terhadap sesuatu yang murah dan (apalagi) gratis sangat bisa dimengerti.  Sudah menjadi naluri setiap orang untuk mencari sesuatu yang paling menguntungkan bagi dirinya.  Adalah hal yang sangat alami dan wajar.  Itulah yang kemudian banyak dimanfaatkan oleh para pedagang dan mereka-mereka yang menawarkan produk atau jasanya, dengan menambahkan kata “murah” atau “gratis” pada produk atau jasa yang ditawarkan.  Contohnya, kita mungkin sering membaca tulisan “beli 3 gratis 1”  atau “diskon 50%” atau “gratis biaya pengiriman” atau “murah dan hemat”, dan berbagai istilah lain yang menggambarkan bahwa kita bisa mendapatkan dengan lebih murah dari yang lainnya atau dari yang semestinya.

Lantas, bagaimana tanggapan anda kalau ada ungkapan “Jika bisa bayar, mengapa cari yang gratisan?”  atau “Jika bisa membayar dengan harga wajar, mengapa cari yang murah?”

Membayar Lebih Sedikit Tidak Selalu Murah

Banyak yang beranggapan bahwa “murah” itu adalah jika kita membayar lebih sedikit atas sesuatu dibandingkan yang lain. Ini tidak selalu benar.

Misalkan anda harus membayar sebesar 5 juta rupiah untuk mendapatkan suatu produk high-end suatu merk terkenal (A), sementara anda tahu produk merk lain (B) dengan spesifikasi yang sama berharga 4 juta rupiah. Mungkin anda akan mengatakan bahwa produk B lebih murah dari produk A karena keduanya memiliki spesifikasi yang sama. Mungkin itu benar, mungkin juga tidak.

Jika anda membeli produk A, misalnya, meskipun memiliki spesifikasi yang sama dengan produk B, anda akan mendapatkan keuntungan-keuntungan lebih, diantaranya :

  • Ketahanan produk yang lebih baik;

  • Layanan (service) yang lebih memuaskan dengan service center yang lebih luas dan tersebar;

  • Garansi produk yang lebih pasti dan pelayanan langsung dan lebih cepat;

  • Dukungan fitur dan aplikasi yang lebih bagus;

  • Lebih “bandel” dan jarang ngadat

  • Harga jual yang lebih tinggi; dan beberapa keunggulan lainnya yang tidak dimiliki oleh produk B.

Di sini anda memang membayar lebih sedikit untuk mendapatkan produk B, tetapi kita tidak bisa mengatakan bahwa itu lebih murah dari produk A dengan berbagai keunggulan yang dimilikinya. Bisa jadi setelah anda menggunakan produk B anda malah menyesal telah membelinya. Jadi, membayar lebih sedikit tidak selalu lebih murah.

Harga itu Soal Penilaian

Pernah mendengar sebuah batu akik yang dibeli orang seharga ratusan juta bahkan sampai beberapa milyar rupiah?

Pernah mendengar sebuah makanan yang harganya hingga puluhan juta rupiah untuk satu porsinya?

Pernah mendengar “mahar” sebuah ajimat yang bernilai ratusan juta rupiah?

Pernah mendengar angka-angka yang fantastik yang rela orang bayarkan untuk sesuatu yang anda tidak bisa mengerti mengapa ada orang yang mau membayar untuk itu?

Awalnya saya pun tidak mengerti mengapa sebuah batu akik yang besarnya tidak lebih dari biji salak dan secara penampilan pun tidaklah segitu “wah” menurut saya, kok bisa dihargai segitu tingginya. Padahal bagaimanapun itu hanya sebuah batu. Dan seberapapun bagusnya batu itu, saya tidak akan pernah mau membayar setinggi itu. Tetapi itulah faktanya.

Lalu soal ajimat dengan mahar ratusan juta rupiah. Mengapa ada orang yang mau membayar segitu tinggi untuk sesuatu yang, mohon maaf, menurut saya tidak akan mampu memberikan kebaikan atau menghilangkan keburukan pada diri seseorang?

Ya,… itu kan kata saya. Bagi penggila batu akik, berapapun harga yang harus dibayar untuk sebuah batu istimewa impiannya akan rela dia bayarkan. Ini bukan lagi soal batunya, tetapi bagaimana dia memberikan nilai kepada batu tersebut.

Bagi orang yang sangat yakin dengan keampuhan dan kesaktian sebuah ajimat tertentu, maka nilai ratusan juta rupiah yang harus dia keluarkan tidaklah penting karena ajimat itu jauh lebih berarti baginya dibanding uang ratusan juta rupiah yang dia keluarkan.

Maka harga adalah lebih kepada soal penilaian. Itulah maka dikatakan bagaimana anda menghargai. Jika anda menilai sesuatu itu sangat penting dan bermanfaat untuk anda, pasti harga bukanlah menjadi soal. Anda akan berusaha untuk mendapatkan itu sekalipun anda harus mengeluarkan uang dalam jumlah yang relatif besar.

Lantas bagaimana anda menghargai suatu keilmuan yang sangat besar manfaatnya bagi kebaikan diri anda, bagi peningkatan kualitas diri anda, bagi pencapaian tujuan-tujuan hidup anda?

Atau bagaimana anda menghargai sesuatu yang dapat membantu anda keluar dari masalah-masalah yang selama ini mengganggu hidup anda, membebaskan diri dan pikiran anda deraan siksa, mempermudah setiap langkah anda, membuat anda mampu membangkitkan kekuatan-kekuatan diri anda?

Apakah anda menganggap keilmuan tersebut tidak pantas anda berikan penghargaan yang layak?

Apakah terbebas dari segala masalah yang selama ini menjerat anda, apakah kemampuan membangkitkan kekuatan diri anda dan terbebas dari siksa diri dan pikiran anda itu tidak penting bagi anda? Apakah itu semua tidak berharga bagi anda?

Saya yakin anda bukanlah orang yang lebih menghargai sebuah batu akik atau sebuah batang besi yang dikatakan sebagai ajimat dibanding kualitas diri dan kebahagiaan anda.

Kami Menghargai Penghargaan Anda

Tentu saja kami kadang memberikan diskon khusus pada moment-moment tertentu dalam rangka promosi untuk lebih memperkenalkan diri dan layanan kami, tetapi kami tetap mengutamakan penghargaan anda atas keilmuan dan kebaikan yang anda dapatkan dari setiap sessi training dan terapi yang kami lakukan.

Kami melakukan itu semua bukan tanpa tujuan. Kami ingin agar kita semua lebih termotivasi untuk selalu berusaha mengembangkan kemampuan diri dan memberikan yang terbaik yang dapat kita lakukan. Kami ingin kita semua terbiasa memberikan penghargaan yang pantas kepada diri kita sendiri, karena dengan begitu kita akan memiliki kebiasaan yang baik untuk saling menghargai satu sama lain.

==============================================================================================

Bagi anda yang ingin :

  1. Menyelesaikan masalah yang terkait dengan penyakit hati / pikiran,
  2. Menyembuhkan penyakit psikosomatik,
  3. phobia,
  4. Melepaskan diri dari kecanduan atau ketergantungan
  5. Menanamkan keyakinan diri dan motivasi,
  6. Membangkitkan emangat hidup,
  7. Menghapus rasa sakit akan kenangan masa lalu (move on), dan lain-lain
  8. Mempelajari keilmuan hipnotis dan hipnoterapi
  9. Memperdalam keilmuan hipnotis dan hipnoterapi

Anda dapat menghubungi kami melalui :

  • Call / SMS : 0822-9957-4948
  • Line / Whatsapp : 0812-4945-5398
  • Blackberry Messenger (BBM) : 76456D88
  • E-mail : mohtoha70@yahoo.com