Ke Hipnoterapi kok Nggak Diapa-apain?

Banyak yang bercerita kepada saya bahwa dia telah mengikuti program hipnoterapi di tempat lain, tetapi belum merasakan perubahan apa-apa dalam dirinya.  Terlebih lagi, saat mengikuti hipnoterapi, dia merasa “nggak diapa-apain”.  Dia hanya diajak ngobrol dan diberikan saran-saran saja.  Sama sekali nggak dihipnotis, katanya.  Sebagian bahkan mengatakan bahwa saat dihipnotis, dia masih sadar: masih mendengar suara-suara di sekitar dan masih bisa merasakan keberadaannya di ruang terapi.

Mengapa hal seperti itu bisa terjadi ?

Jika anda merasa pernah mengalami hal tersebut, maka sebaiknya anda pahami lagi apa itu hipnoterapi dan bagaimana proses hipnoterapi dilakukan.

Program hipnoterapi biasanya diawali dengan sessi konsultasi.  Dalam sessi ini, anda bisa menjelaskan tujuan anda ingin mengikuti program hipnoterapi.  Anda juga bisa menjawab semua pertanyaan yang diberikan oleh hipnoterapis yang berhubungan dengan permasalahan atau tujuan anda.  Seringkali dalam sessi konsultasi ini anda akan diperkenalkan dengan proses hipnotis serta latihan ringan untuk memasuki kondisi hipnosis.  Anda juga mungkin akan mendapatkan beberapa saran dari hipnoterapis sebagai bantuan awal untuk menyelesaikan permasalahan anda.

Tetapi dalam sessi konsultasi ini biasanya belum dilakukan proses treatment atau penanganan terapi.  Dalam sessi ini hanya dilakukan penanganan-penanganan untuk mengidentifikasi diri serta kasus yang anda alami.  Berdasarkan hasil dari sessi inilah hipnoterapis akan menentukan apakah kasus (masalah) anda bisa ditangani, langkah-langkah apa yang akan dilakukan serta berapa sessi yang dibutuhkan.  Anda bisa memilih untuk mengikuti atau tidak sessi berikutnya.

Di sinilah kadang seseorang merasa sudah mendatangi hipnoterapis tapi kok “nggak diapa-apain“. Karena memang di sessi ini belum dilakukan penanganan.  Lagipula, memangnya anda maunya diapain? hehehe….

Lalu jika anda memutuskan untuk mengikuti proses selanjutnya, maka anda akan diminta datang kembali di waktu pertemuan berikutnya.  Hipnoterapis sudah mempersiapkan langkah-langkah yang akan dilakukan yang disesuaikan dengan anda dan permasalahan anda.  Kebutuhan penanganan dan jumlah sessi yang dibutuhkan untuk setiap orang berbeda-beda.  Hipnoterapis mungkin akan membimbing anda ke dalam kondisi hipnosis dengan metode relaksasi ataupun metode lain yang dianggap pas untuk anda.  Jadi, anda bisa saja dihipnotis, bisa juga tidak.  Semua tergantung permasalahan yang anda miliki dan penilaian sang hipnoterapisnya.

Di sini juga mungkin persoalannya.  Ketika anda berasumsi bahwa dalam proses hipnoterapi anda pasti akan dihipnotis tetapi ternyata itu tidak dilakukan pada anda, anda mungkin akan merasa “nggak diapa-apain“.  Sekalipun memang biasanya dalam proses hipnoterapi anda akan dihipnotis.

Lalu saat dalam proses hipnoterapi dengan metode relaksasi pikiran (dihipnotis) itu juga tidak berarti anda akan berada dalam kondisi yang tidak sadar.  Bukan berarti anda akan berada dalam ketidaksadaran yang membuat anda tidak bisa mendengar suara-suara di sekitar seperti saat anda sedang tidur.  Memang anda diperintahkan untuk tidur, tetapi tidur hipnosis tidak sama dengan tidur biasa.  Dalam tidur hipnosis, anda sangat mungkin masih bisa mendengar suara-suara di sekitar anda, dan malahan memang anda mesti bisa mendengar.  Kalau tidak, bagaimana anda lantas bisa mengikuti instruksi atau arahan dari hipnoterapis?

Dalam tidur hipnosis, anda mungkin masih bisa mendengar semua suara-suara, merasakan sensasi di sekeliling anda, tetapi anda akan berada dalam kondisi yang sangat rileks dan fokus, serta sangat terbuka pada sugesti yang diberikan oleh hipnoterapis.

Agar anda bisa memahami dengan lebih baik mengenai hipnoterapi, anda juga bisa membaca kembali artikel pada link berikut ini :

 

Apa Saja Yang Bisa Ditangani Dengan Hipnoterapi

 

Syarat Mengikuti Hipnoterapi

Proses Hipnoterapi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *