Masalah seksual paling umum yang dialami pria adalah gangguan ejakulasi, disfungsi ereksi dan hasrat seksual yang terhambat.

Gangguan Ejakulasi

Gangguan-gangguan ejakulasi pada pria meliputi :

Ejakulasi Dini : ejakulasi yang terjadi sebelum atau segera setelah terjadi penetrasi.

  • Tidak ada waktu yang pasti mengenai durasi yang dianggap sebagai ejakulasi dini. Hal ini tergantung dari tingkat kepuasan pasangan masing-masing.
  • Ada dua macam ejakulasi dini, yaitu ejakulasi dini primer dan sekunder.  Ejakulasi dini primer terjadi ketika sejak pertama kali dan setiap berhubungan intim.  Sedangkan ejakulasi dini sekunder terjadi ketika sebelumnya masih normal namun sekarang  terjadi ejakulasi dini.

Ejakulasi yang terhambat atau lambat : ejakulasi yang terjadi sangat lambat

Ejakulasi terbalik : saat orgasme ejakulasi tertarik kembali kedalam kandung kemih, bukannya melalui urethra dan keluar melalui penis

Disfungsi Ereksi

Disfungsi ereksi dikenal juga dengan istilah impotensi.  Ini merupakan disfungsi seksual pria dimana ereksi tidak terjadi atau tidak dapat mempertahankan ereksi dalam hubungan sesksual.

Berdasar terjadinya disfungsi ereksi ini dibedakan menjadi :

  • Impotensi primer, yaitu jika impotensi telah dialami sejak mula seorang pria melakukan hubungan seksual.
  • Impotensi sekunder, yaitu jika impotensi terjadi kemudian, artinya gangguan tidak terjadi sebelumnya.
  • Impotensi absolut, yaitu jika gangguan terjadi secara permanen kapanpun dan bersama wanita manapun hubungan seksual dilakukan.
  • Impotensi selektif, yaitu jika gangguan hanya terjadi jika hubungan seksual dilakukan pada wanita tertentu saja, baik itu isteri ataupun wanita lain.

Tab 3 content

Hambatan Hasrat Seksual

Hasrat yang terhambat atau kehilangan hasrat seksual mengacu kepada penurunan hasrat atau ketertarikan pada aktivitas seksual.

Itulah masalah-masalah atau disfungsi seksual yang umum terjadi pada pria.  Baca juga : Penyebab Disfungsi Seksual