Masalah atau disfungsi seksual pada wanita umumnya meliputi penurunan dalam dorongan seksual, ketidaksukaan terhadap aktifitas seksual, sulit untuk terangsang (gairah yang terhambat)– frigid, ketidakmampuan mencapai orgasme, atau perasaan nyeri / sakit dalam aktifitas seksual –vaginismus.

Masalah seksual dapat terjadi kapan saja dalam fase kehidupan seksual wanita. Masalah tersebut bisa terjadi sejak awal ataupun terjadi kemudian, dalam situasi tertentu saja ataupun setiap saat dalam kehidupan seksualnya.

Frigiditas

Beberapa tanda seorang wanita mengalami frigiditas diantaranya :

  • Keinginan seksual yang rendah : ini adalah masalah seksual yang paling umum yang dialami wanita yang mencakup kurang atau rendahnya minat dan keinginan untuk melakukan aktifitas seksual.
  • Gangguan Gairah Seksual : keinginan untuk melakukan aktifitas seksual mungkin cukup, tetapi sulit untuk bisa memunculkan gairah (nafsu) atau tidak bisa terangsang atau gairah yang tidak bisa bertahan selama aktifitas seksual.

Gangguan Orgasme

Ini juga masalah seksual yang banyak dialami oleh wanita, dimana orgasme menjadi sulit untuk dicapai sekalipun dengan aktifitas seksual yang memadai dan berbagai rangsangan seksual dilakukan. Gangguan ini bisa dikatakan sebagai masalah seksual apabila berlangsung secara tetap (persistent) atau terjadi berulang-ulang.

Vaginismus (Nyeri Senggama)

Vaginismus adalah penyempitan (kekejangan) otot vagina yang menyebabkan ketidaknyamanan, nyeri, sakit, masalah penetrasi, atau sama sekali tidak bisa untuk melakukan hubungan seksual.

Vaginismus bervariasi dapat berupa perasaan nyeri yang mengikuti kekejangan otot vagina hingga penutupan total vagina sehingga penetrasi tidak mungkin bisa dilakukan.

Baca juga : Penyebab Disfungsi Seksual