PHOBIA (Bagian 2: Penyebab dan Penanganannya).

Penyebab Phobia

Penyebab phobia sangat beragam dan tampaknya tidak ada satu sebab yang pasti atas terjadinya phobia pada diri seseorang.  Suatu hal yang dapat menyebabkan seseorang mengalami phobia tidak berlaku bagi orang lain.  Tetapi ada beberapa faktor yang mungkin berperan dalam diri seseorang sehingga dia memiliki phobia tertentu.  Faktor-faktor tersebut diantaranya :

Trauma atau kejadian tertentu.  Misalnya, seseorang yang mengalami peristiwa kecelakaan saat berkendara dapat memunculkan phobia berkendara di kemudian hari.  Atau seseorang yang mengalami peristiwa serangan anjing dapat membuatnya menjadi phobia terhadap anjing.

Respon yang dipelajari atau diambil dari masa kecil.  Seseorang dapat memiliki phobia spesifik sama seperti  orangtua atau saudaranya.  Faktor-faktor dalam lingkungan keluarga, misalnya orangtua yang mudah khawatir atau cemas dapat memberikan pengaruh terhadap seorang anak dalam bagaimana dia menghadapi kecemasannya di  kemudian hari.

Keturunan (genetika).  Beberapa orang nampaknya terlahir dengan kecenderungan untuk lebih mudah merasa cemas dibanding orang lain.

Respon terhadap rasa takut atau kepanikan.  Jika anda pernah mengalami kepanikan atau bereaksi karena takut pada saat menghadapi situasi atau objek tertentu dan hal tersebut memalukan anda atau orang-orang di sekitar anda juga bereaksi seperti anda, maka ketika anda menghadapi situasi seperti itu lagi, dapat memunculkan kecemasan yang lebih tinggi.

Stress yang berlangsung dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan perasaan cemas dan depressi, dan mengurangi kemampuan untuk berhadapan dengan situasi-situasi tertentu. Ini dapat membuat anda merasa lebih takut atau cemas berada dalam siatuasi itu lagi, dan melewati suatu periode waktu yang panjang, dapat memunculkan phobia bagi anda.

Menemukan penyebab dari phobia yang anda miliki mungkin dapat membantu, tetapi anda juga mungkin akan kesulitan menemukan penjelasan yang sederhana dari hal itu.  Jika anda kemudian menghindari objek atau situasi yang membuat anda phobia, hal itu  seringkali malah justeru membuat ketakutan anda menjadi semakin besar.

Siapa Yang Bisa Mengalami Phobia?

Specific Phobia sering dimulai dimasa anak-anak dan dapat bertahan selama hidup seseorang. Beberapa dugaan menyatakan bahwa sekitar 15 – 20 persen dari masyarakat mengalami simptom specific phobia pada suatu rentang waktu dalam kehidupannya. Specific phobia dapat terjadi pada semua lapisan usia, ras, gender, budaya dan status sosial ekonomi, sekalipun ada anggapan bahwa orang-orang muda dengan penghasilan yang rendah lebih mungkin menderita phobia. Banyak studi yang menyatakan bahwa wanita lebih berpeluang mengalami phobia dibanding pria.

Phobia sering terjadi pada orang-orang yang memiliki masalah mental berkaitan dengan gangguan kecemasan dan mood.  Seringkali alkohol dan obat-obatan dijadikan sebagai “obat-penyembuh diri sendiri” untuk mengatasi ketakutan dan kecemasan yang terkait dengan masalah mereka, sehingga orang-orang dengan phobia memiliki tingkat resiko yang lebih tinggi untuk terlibat dalam penyalahgunaan dan ketergantungan napza (narkotika dan penyalahgunaan zat).

Bagaimana Mengatasi dan Menyembuhkan Phobia?

Para ahli kesehatan mental sepakat bahwa penanganan utama untuk spesific phobia adalah behavioral therapy.  Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan membawa dan menghadapkan seseorang kepada objek atau situasi menakutkannya (exposure therapy), dengan tingkatan yang diatur secara bertahap.  Dengan membawa dan menghadapkan seseorang kepada sumber ketakutannya, maka kadarnya akan menurun secara bertahap. Ini adalah suatu proses yang disebut penghapusan (extinction).

Penanganan lainnya dikenal dengan istilah systematic desensitization. Cara ini adalah perlakuan (treatment) yang sama dengan exposure therapy tetapi dengan fokus pada penggunaan teknik relaksasi untuk membantu seseorang menghadapi kecemasan dan stress.  Ini juga  dilakukan dalam proses hypnotherapy.

Pada penanganan phobia dengan hypnotherapy, klien dibawa ke dalam kondisi hipnosis untuk kemudian dilakukan proses-proses desensitization dan juga extinction terhadap ketakutan atau kecemasannya.  Hanya saja dalam hypnotherapy prosesnya berlangsung dengan lebih cepat, karena klien berada dalam kondisi hipnosis yang sangat sugestif.  Dalam banyak kasus, klien dengan phobia tertentu dapat mengalami “kesembuhan” hanya dalam satu kali sesi terapi.

Jadi, apa yang dapat anda lakukan untuk menyelesaikan atau mengatasi masalah phobia ini?

Datang dan berkonsultasilah dengan hypnotherapist terdekat, dan yakinlah bahwa phobia anda dapat terselesaikan dan anda terbebas dari gangguan yang dapat menjadi hambatan bagi perkembangan diri dan karir anda.

Untuk informasi lebih lanjut, anda dapat menghubungi kami di :

Call / SMS : 0822-9957-4948

Line / Whatsapp : 0822-9957-4948

Blackberry Messenger (BBM) : 76456D88

E-mail : mohtoha70@yahoo.com