SIAPA SAJA YANG BISA TERHIPNOTIS ?

Siapa Saja Yang Bisa Terhipnotis ?

Pada artikel yang berjudul Pandangan Keliru Seputar Hipnotis dikatakan bahwa pada prinsipnya semua orang normal bisa terhipnotis. Artinya bahwa siapapun orangnya, baik itu tua atau muda, laki-laki atau perempuan, orang desa atau orang kota,…semuanya bisa terhipnotis.

Bagaimana dengan orang yang mengatakan bahwa dirinya tidak mungkin bisa terhipnotis, apakah perkataannya itu tidak benar ?

Tidak. Itu tidak benar.

Pernyataan bahwa orang yang bisa terhipnotis adalah orang yang jiwanya lemah, atau orang yang sering berbuat dosa, jarang beribadah, jarang beramal,…itu juga tidak benar ?

Ya,..itu juga tidak benar.

Termasuk yang mengatakan bahwa dia tidak bisa terhipnotis karena dia telah membentengi dirinya dengan amalan-amalan tertentu, menjaga kebersihan hati dan jiwanya, rajin berdoa dan beribadah,…dia juga bisa terhipnotis ?

Ya,…dia juga bisa terhipnotis.

Tetapi saya pernah melihat ada seorang penghipnotis yang gagal menghipnotis seseorang dalam sebuah demonstrasi hipnotis. Bagaimana dengan itu ?

Jika yang anda maksud adalah si penghipnotis tidak sampai membuat subjek “tidur” atau mengikuti sugesti-sugesti yang diberikan, maka kita bisa menilai subjek gagal terbawa ke dalam kondisi hipnosis (gagal terhipnotis). Dalam pelajaran tentang hipnosis dijelaskan hal-hal yang berpengaruh terhadap tingkat keberhasilan seseorang memasuki kondisi hipnosis atau kegagalan-kegagalan melakukan induksi hipnotis kepada seorang subjek. Atau sederhananya kita katakan orang tersebut gagal dihipnotis. Tetapi itu tidak lantas berarti bahwa dia tidak bisa terhipnotis.

Nah…sekali lagi di sini kita menekankan pada kata terhipnotis. Orang bisa terhipnotis pada banyak hal: pada sebuah situasi, sebuah pemandangan, sebuah suara (suara alam, musik, nyanyian, seseorang), kata-kata, penampilan, tayangan, cerita, dan sebagainya. Seseorang kita katakan terhipnotis apabila dia berada pada kondisi yang sangat fokus pada sesuatu (biasanya mengabaikan hal lainnya).

Pernah melihat ribuan orang bergoyang serempak pada sebuah konser musik? Maka mereka telah terhipnotis oleh penampilan musik yang tengah mereka ikuti.

Pernah membaca sebuah tulisan atau menyaksikan sebuah tayangan lalu tanpa terasa anda merasakan kesedihan sampai-sampai air mata anda menetes, seakan-akan anda turut mengalami dan merasakan apa yang terjadi seperti yang ada dalam tulisan atau tayangan tersebut? Jika ya, maka sesungguhnya anda telah terhipnotis oleh tulisan atau tayangan tersebut.

Pernah memikirkan sesuatu sedemikian seriusnya sehingga anda tidak menyadari sekeliling anda, bahkan anda tidak mendengar ketika ada seseorang yang beberapa kali memanggil anda? Ya, anda berada dalam kondisi hipnosis.

Sekarang katakan siapakah diantara kita yang belum pernah mengalami sebuah kondisi dimana kita begitu fokus pada sesuatu, begitu terpusat perhatian pada sesuatu atau seseorang: misalnya membaca, merenung, menyaksikan sebuah penampilan, berfikir, berdoa, … dan aktivitas lain yang membuat kita begitu terfokus, begitu larut, sehingga seakan melupakan hal lainnya? Saya yakin jawabannya adalah: Pernah! Itu adalah kondisi hipnosis, dan kita tengah terhipnotis.

Jika ditanyakan siapa saja yang bisa terhipnotis ? Maka jawabannya adalah semua, kecuali orang-orang yang “tidak normal”: orang-orang yang memiliki masalah serius dengan fokus dan konsenterasi, yang memiliki gangguan pada pikirannya. Semua orang normal bisa memasuki kondisi hipnosis atau dengan kata lain terhipnotis.

Oke, dimengerti, … tetapi bukan itu yang saya maksud. Yang saya maksud adalah terhipnotis seperti yang pada tayangan-tayangan hipnotis di televisi atau berita-berita di media.

Saya faham maksud anda. Tetapi anda juga harus memahami bahwa “terhipnotis” itu tidak selalu berarti orang harus sampai tidur, sampai tidak bisa membuka mata atau menggerakkan badannya,…seperti yang anda saksikan pada tayangan hipnotis. Tidak harus selalu seperti itu, tidak juga harus dengan cara-cara seperti itu. Itu adalah hipnotis formal dimana subjek tahu bahwa dirinya akan dihipnotis dan setuju untuk itu. Kita memang tidak diperlihatkan langkah-langkah yang dilakukan sebelum acara itu ditayangkan, bahwa ada beberapa tahapan proses yang dilakukan sebelum itu ditampilkan.

Seorang pakar hipnotis memiliki banyak cara untuk membuat subjeknya mengikuti sugesti-sugesti yang diberikan, termasuk merangkai skenario tertentu untuk mengarahkan subjek mengikuti seperti apa yang direncanakan. Memang tidak selalu berhasil juga karena ada banyak sekali faktor yang berpengaruh dalam hal ini.

Orang-orang yang mengatakan bahwa dirinya tidak mungkin bisa terhipnotis seseungguhnya tengah mengatakan bahwa “Saya tidak menghendaki dan tidak mengizinkan anda menghipnotis saya”. Tetapi ada orang yang secara alamiahnya adalah termasuk golongan orang yang sangat mudah memasuki kondisi hipnosis (kurang lebih sekitar 10% dari populasi), dan ada yang termasuk dalam golongan orang yang sangat sulit memasuki kondisi hipnosis (kurang lebih sekitar 5% dari populasi), sisanya adalah golongan moderat (rata-rata populasi). Artinya, jika kita bertemu dengan 100 orang yang tengah berkumpul maka akan ada 10 orang diantara mereka yang secara alamiahnya termasuk orang golongan mudah. Itu tidak berarti bahwa kondisi alamiah mereka akan berlaku selamanya seperti itu, sebab bisa saja yang moderat pun akan berubah menjadi mudah.  Itu bisa dikondisikan juga.

Orang-orang yang mengatakan bahwa dirinya tidak bisa terhipnotis atau dihipnotis bukanlah orang-orang yang tidak bisa terhipnotis atau dihipnotis. Mereka hanya tidak mau, tidak membiarkan dirinya dihipnotis dengan cara-cara formal atau belum diterapkan teknik yang tepat pada mereka. Semua orang bisa terhipnotis dan dihipnotis dengan teknik tertentu, kecuali mereka termasuk orang-orang yang dalam kondisi tidak normal atau memiliki masalah-masalah dengan pikiran dan mentalnya.

Semoga kita selalu dalam kesehatan dan kebahagiaan.

==============================================================================================

Bagi anda yang ingin :

  1. Menyelesaikan masalah yang terkait dengan penyakit hati / pikiran,
  2. Menyembuhkan penyakit psikosomatik,
  3. phobia,
  4. Melepaskan diri dari kecanduan atau ketergantungan
  5. Menanamkan keyakinan diri dan motivasi,
  6. Menghapus rasa sakit akan kenangan masa lalu (move on), dan lain-lain
  7. Mempelajari keilmuan hipnotis dan hipnoterapi
  8. Memperdalam keilmuan hipnotis dan hipnoterapi

Anda dapat menghubungi kami melalui :

  • Call / SMS : 0822-9957-4948
  • Line / Whatsapp : 0812-4945-5398
  • Blackberry Messenger (BBM) : 76456D88
  • E-mail : mohtoha70@yahoo.com