Stress saat ini telah menjadi sesuatu yang umum pernah kita alami, tengah kita rasakan atau setidaknya kita sering menemukan orang-orang di sekitar kita yang sedang menderita atau terkena dampak dari stress.

Tuntutan hidup, beban kerja, tanggungjawab yang kita pikul, permasalahan yang harus kita selesaikan, adalah rutinitas kita sehari-hari yang mau tidak mau memberikan tekanan pada kita. Sering kita katakan bahwa semua itu membuat kita menjadi stress.

Tetapi, benarkah itu semua menyebabkan kita stress? Apakah kondisi sesungguhnya yang dikatakan stress? Apa dampak bagi kita bila kita tidak mampu menghadapi tekanan demi tekanan dan stress?

Apa Itu Stress?

Kita sering kali menyalah artikan tentang kondisi stress. Kita menganggap bahwa semua hal yang memberikan tekanan pada pikiran kita adalah kondisi stress. Kita menganggap bahwa stress adalah sesuatu yang buruk yang menimpa kita, misalnya menghadapi masalah pekerjaan yang menumpuk, banyaknya tanggungjawab yang harus kita pikul, kehilangan pekerjaan, dan lainnya.

Stress adalah sesuatu yang terjadi pada tubuh kita, pikiran dan perilaku kita dalam merespon suatu peristiwa (misalnya jantung yang berdebar, kecemasan, kegelisahan). Stress adalah respon kita terhadap suatu peristiwa/ kejadian/ situasi. Jadi bagaimana pikiran kita merespon terhadap situasi yang kita temui merupakan faktor utama terhadap stress.

Ketika sesuatu kita temui atau terjadi pada kita, maka secara otomatis pikiran kita akan melakukan penilaian terhadap situasi tersebut. Kita menilai apakah itu merupakan sesuatu yang mengancam kita, serta apa yang harus kita lakukan untuk menghadapinya. Ketika kita merasa bahwa kemampuan kita tidak mencukupi untuk menghadapi situasi tersebut, kita mengalami stress. Tetapi bila kita merasa bahwa kemampuan kita cukup memadai untuk menghadapi situasinya, maka kita tidak mengalami stress.

Jadi, setiap orang akan memiliki penilaian masing-masing terhadap sebuah situasi dan apakah itu menjadikannya stress atau tidak. Situasi yang sama bisa menjadikan seseorang stress, tetapi tidak bagi orang yang lainnya. Stress adalah reaksi mental, fisik, emosional dan perilaku kita terhadap suatu tuntutan/keinginan atau ancaman. Setiap perubahan, baik atau buruk, memerlukan penyesuaian dan dapat menyebabkan stress.

Apa Dampak Stress Bagi Kita?

Stress merupakan hal normal dalam hidup kita. Pada jumlah kecil, stress justeru baik bagi kita. Stress dapat memicu kita untuk menjadi lebih produktif. Tetapi stress yang berlebihan dapat merugikan atau membahayakan.

Bagaimana kita menerima suatu kejadian/situasi yang membuat kita stress dan bagaimana kita bereaksi terhadapnya menentukan apa dampak yang ditimbulkannya pada kesehatan kita. Kita mungkin akan termotivasi atau merasa lebih hidup dengan peristiwa-peristiwa dalam kehidupan kita, atau kita mungkin akan memandangnya sebagai hal yang membuat stress dan menanggapinya dengan cara yang dapat berakibat negatif bagi kesehatan fisik, mental dan sosial kita.

Jika kita selalu merespon dengan cara yang negatif, itu bisa berakibat buruk bagi kesehatan dan kebahagiaan hidup kita.

Respon yang umum pada orang-orang yang diliputi oleh stress adalah :

  • Marah atau gelisah. Perasaan yang bergelora, emosi yang berlebihan, dan tidak bisa duduk tenang.Menarik diri atau depressi. Menutup diri, menghindar, dan terlihat kehabisan energi atau emosi.
  • Menarik diri atau depressi. Menutup diri, menghindar, dan terlihat kehabisan energi atau emosi.Membara sekaligus membeku. Membeku di bawah tekanan dan merasa seakan tidak dapat melakukan apapun. Terlihat seperti lumpuh, tetapi di dalam diri penuh dengan gejolak
  • Membara sekaligus membeku. Membeku di bawah tekanan dan merasa seakan tidak dapat melakukan apapun. Terlihat seperti lumpuh, tetapi di dalam diri penuh dengan gejolak

Sedangkan tanda-tanda umum yang diperlihatkan oleh orang yang didera stress diantaranya adalah :

  • Gangguan kognitif:
    • Masalah dengan daya ingat (memori)
    • Sulit atau tidak mampu berkonsenterasi
    • Penilaian yang buruk
    • Hanya melihat yang negatif saja (berfikir negatif).
    • Gelisah, cemas yang berkepanjangan.
  • Gangguan emosional :
    • Tidak bersemangat
    • Gampang tersinggung, cepat marah
    • Tidak mampu untuk tenang
    • Perasaan penuh dengan beban
    • Merasa kesepian
    • Depressi atau perasaan tidak bahagia
  • Gangguan fisik :Sakit dan pegal-pegal pada otot yang terasa tegang
    • Sakit dan pegal-pegal pada otot yang terasa tegang
    • Diare atau gangguan pencernaan
    • Nyeri di dada atau jantung berdebar-debar
    • Kehilangan gairah sexual
    • Sering terkena gangguan flu
    • Nafas pendek dan berkeringat
  • Gangguan Perilaku :
    • Nafsu makan yang menurun atau berlebih
    • Tidur terlalu lama atau terlalu sebentar
    • Memisahkan diri dari yang lain
    • Senang menunda-nunda atau mengabaikan tanggungjawab
    • Penyalahgunaan obat, alkohol untuk bisa rileks
    • Kebiasaan-kebiasaan yang menunjukkan kegelisahan (menggigit kuku, mondar-mandir)
    • Dan masih banyak lagi gangguan-gangguan yang dapat ditimbulkan oleh deraan stress yang menyerang dan tidak tertangani dengan baik.

Stress merupakan bagian dari keseharian kita dan seringkali tidak bisa kita hindari. Oleh karena itulah diperlukan suatu langkah-langkah untuk bukan hanya mengelola stress agar tidak menimbulkan dampak buruk, tetapi juga bagaimana mengatasi berbagai masalah yang dapat ditimbulkan oleh stress.

Stress Management With Hypnosis dapat menjadi pilihan yang tepat untuk mengendalikan dan mengelola stress.

Apa itu Stress Management With Hypnosis?

Stress Management (Manajemen Stress) adalah kecakapan untuk mejaga kendali diri di saat menghadapi situasi, kejadian, peristiwa, dan orang-orang yang dapat memunculkan stress. Stress Management With Hypnosis bukanlah suatu cara untuk menghindari atau mencegah terjadinya stress dalam diri, tetapi lebih kepada bagaimana kita mengenali diri kita sendiri dan reaksi kita terhadap tekanan yang dihadapi serta bagaimana mengembangkan kecakapan meningkatkan daya tahan terhadap stress.

Dengan mengerti diri kita sendiri dan reaksi kita terhadap situasi yang membuat kita stress, kita dapat belajar untuk menghadapi stress dengan lebih efektif. Dan, dengan Stress Management With Hypnosis kita juga akan mempelajari bagaimana keterkaitan antara tubuh dan pikiran, serta bagaimana kita mampu mengendalikan pikiran kita sendiri sehingga kita dapat mengontrol kesehatan kita sehubungan dengan dampak stress yang kita alami.

Melalui Stress Management With Hypnosis kita akan mendapatkan informasi dan edukasi mengenai stress, dampak dari stress, dan teknik relaksasi, sehingga kita akan memiliki kemampuan untuk menangani stress dalam cara yang lebih sehat.

Siapa Saja Butuh Management Stress With Hypnosis?

Dapat dikatakan bahwa tidak ada orang yang bisa terbebas sama sekali dari stress. Setiap orang, dari berbagai kalangan dan profesi, usia, gender, level pendidikan dan pekerjaan, suku, ras, agama, …. semua pasti akan berhadapan dengan situasi yang dapat memunculkan stress. Karenanya, setiap orang hendaknya memiliki pengetahuan dan pemahaman mengenai manajemen stress, dan tentunya Stress Management With Hypnosis.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kontak kami :

  • Call / SMS : 0822-9957-4948
  • Line / Whatsapp : 0812-4945-5398
  • Blackberry Messenger (BBM) : 76456D88
  • E-mail : mohtoha70@yahoo.com